Anak Jaman Sekarang (Kids Jaman Now)


Faktaanak.com - Dunia dan kehidupan anak-anak jaman dulu dan sekarang sudah sangat jauh berbeda. Generasi anak-anak sekarang atau anak-anak yang lahir di tahun 2000an atau sering disebut generasi milenial ini sangat jauh berbeda dengan generasi sebelumnya. Generasi ‘90an lebih banyak memainkan permainan tradisional yang mengajarkan nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan dan nilai-nilai lainnya yang bersifat social. Permainan anak ‘90an juga sederhana dan murah, berbeda dengan permainan anak 2000an yang harus merogoh kocek cukup dalam agar bisa ‘kekinian’.

Mainan Kekinian

Mainan yang dianggap ‘kekinian’ oleh para orang tua sebut saja gadget, memberikan efek yang lebih berat kearah negatif. Gadget itu sendiri dari segi kesehatan dapat memicu perusakan mata dari paparan sinar di layar, lalu radiasi dari gadget itu sendiri bisa memicu tumbuhnya kanker, anak-anak juga jadi jarang gerak yang jika dibiarkan bisa memicu obesitas. 

Efek Samping Mainan Kekinian

berikut ini adalah efek samping dari mainan yang dianggap 'kekinian' dalam berbagai aspek yang dipaparkan di bawah ini:

Aspek Interaksi Sosial

Selain itu untuk segi sosial gadget telah menghilangkan interaksi sosial diantara anak-anak, yaitu anak-anak kini sering berdiam diri sendirian tanpa ada komunikasi dengan kawan sebayanya. Anak-anak jadi egois dan apatis, tidak mau tahu apa yang ada di sekitar, jikapun mereka bersosialisasi, mereka justru lebih nyaman dengan sosialisasi lewat dunia maya seperti chat, voice call atau videocall. Padahal komunikasi yang baik akan tercapai lewat interaksi langsung, dimana seluruh informasi, maksud dan tujuannya tersampaikan secara utuh. Berbeda dengan lewat chat, voice call atau videocall yang kadang bisa terjadi salah paham karena perbedaan intonasi pembacaan, tidak terbacanya mimik wajah dan tersampaikannya informasi secara separuh akibat gangguan sinyal yang malah jadi pemicu salah paham.


Aspek Ekonomi

Dari segi ekonomi juga anak-anak akan terpicu dengan pola hidup konsumtif, karena mengingat harga dari gadget yang cukup mahal juga kebutuhan rutinan seperti kuota yang harus terus terpenuhi dan secara signifikan akan meningkat.

Aspek Perilaku

Anak-anak tahun 2000an juga kini attitude dan akhlaknya sudah rusak. Banyak yang masih dibawah umur namun sudha mengenal hal-hal yang tidak layak untuk menjadi konsumsinya. Banyak anak-anak yang sudah mengenal rokok, narkotika dan obat terlarang, bahkan banyak juga yang (maaf) sudah mengenal seks bebas. Hal ini karena akibat dari permainan yang mereka mainkan.

Games banyak mengandung konten yang tidak pantas bagi anak-anak seperti tokoh yang berpakaian tidak sepantasnya dan ada bagian games yang menyoroti kegiatan clubbing dan konsumsi miras atau narkoba. Bukan hanya itu, aksi perkelahian, pembantaian dan pencurian menjadi aksi yang banyak ada dalam games. Semua hal itu mudah untuk ditiru oleh anak-anak yang pada dasarnya mudah mengingat dan mengikuti suatu hal tanpa pernah tahu apakah itu baik atau buruk untuk dirinya dan sekitarnya.

Menghadapi Jaman Kekinian

Peran orangtua harus aktif ketika mengawasi anak-anak dalam menggunakan gadget, boleh saja orangtua mengikuti zaman dengan memberikan gadget, tapi dibutuhkan kebijakan dari orangtua agar anak tidak berlebihan dalam menggunakan gadget agar akhlak dan attitude anak tetap terjaga. Berikan juga anak kasih sayang, penetahuan dan pengertian atas segala sesuatu yang ada. 

Upayakan agar orangtua lebih pandai dibadingkan denga anak-anaknya dalam penggunaan gadget, jangan sampai keduluan dan malah terbodohi dengan fitur ‘hide’ atau ‘incognito’ di gadget yang diberikan pada anak. Selalu aktifkan mode parenting dan kontrol riwayat penggunaan aplikasi dan apa yang telah mereka salami di search engine gadget mereka.


Demikianlah tulisan Anak Jaman Sekarang (Kids Jaman Now) yang saya buat, mohon maaf jika ada kesalahan dan terdapat kata-kata yang kurang berkenan di hati pembaca semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat dan kebaikan bagi para pembaca. Penulis dalam artikel ini adalah Velia Sagita Putri. Trimakasih.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Anak Jaman Sekarang (Kids Jaman Now)"

Posting Komentar