Keajaiban dibalik Lagu Anak-Anak yang Hilang


Faktaanak.com - Lantunan lagu anak-anak kini sudah tak terdengar lagi. Cerianya nada, sederhananya sebuah kata, dan syair yang penuh pesan moral dan nilai-nilai positif kini telah hilang. Era tahun 80-an hingga 90-an lagu anak-anak jauh berkembang dibandingkan saat ini. Berbagai lagu anak-anak muncul dan begitu digemari, seperti “Di Obok-Obok” yang dipopulerkan oleh Joshua,”Abang Tukang Bakso” dipopulerkan oleh Melisa, “Libur Tlah Tiba” dipopulerkan oleh Tasya, dan banyak lainnya. 

Hilangnya Lagu Anak-anak

Namun ironisnya, anak-anak saat ini begitu senang menyanyikan dan menghafal lagu-lagu orang dewasa seperti “Cinta Satu Malam”, “Goyang Dumang”, dan lagu bertema cinta lainnya. Sehingga sangat disayangkan anak-anak mendapatkan hiburan yang tidak sesuai dengan usianya. 

Lagu merupakan salah satu media yang mudah dan menyenangkan untuk memperkenalkan lingkungan kepada anak-anak. Anak-anak dapat belajar banyak hal melalui lagu. Bayangkan saja ketika anak-anak yang seharusnya mendengarkan lagu yang mengandung nilai-nilai kehidupan positif, kemudian tergantikan oleh lagu orang dewasa yang lebih mengandung unsur putus asa, kesedihan, dan percintaan. Dampak negatif tentu akan tertanam secara tidak langsung dari sisi mental, fisik, dan psikologi. Maka dari itu, membiarkan anak-anak menyanyikan lagu dewasa bukanlah hal bijak bagi orang tua. 

Manfaat Lagu Bagi Anak

Lagu sendiri memiliki manfaat yang luar biasa pada anak-anak, menurut Timothy Wibowo (2013) antara lain:
  1. Menstimulasi otak anak yang berhubungan dengan matematika, membaca, dan emosional.
  2. Melatih ingatan anak, melalui musik yang menyenangkan anak dapat denagn cepat menghafal lagu dan liriknya.
  3. Membantu perkembangan sosial pada anak. Mendengarkan lagu bersama teman dan keluarga membuat anak merasa senang dan dapat melatih bersosialisasi dengan lingkungannya.
  4. Melatih mengekspresikan perasaan. Berbagai jenis melodi lagu membuat anak secara langsung berlajar mengekspresikan emosinya. Ketika lagu ceria anak akan menari mengikuti iramanya, sedangkan ketika lagu keras dan menyeramkan anak akan merasa ketakutan.
  5. Mengembangkan kreatifitas. Anak-anak dapat belajar menari dan menyanyi diiringi dengan lagu, sehingga kreatifitas mereka meningkat.

Lagu Anak Penting Bagi Karakter Anak

Tidak bisa diremehkan, dari hal sederhana seperti lagu dapat berdampak pada karakter anak. Karena anak-anak belajar dari mendengarkan dan mencontoh perilaku orang tua serta lingkungannya, sehingga perlu memperkenalkan lagu anak-anak yang sesuai dengan usianya dan berisikan pesan moral. Sebagai orang tua diharapkan lebih bijak untuk perkembangan anak yang lebih baik sebagai generasi penerus bangsa di masa depan.


Daftar Pustaka:

Wibowo, Timothy. 2013. “Membangun Karakter Sejak Pendidikan Anak Usia Dini”.

Demikianlah tulisan Keajaiban dibalik Lagu Anak-Anak yang Hilang yang saya buat, mohon maaf jika ada kesalahan dan terdapat kata-kata yang kurang berkenan di hati pembaca semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat dan kebaikan bagi para pembaca. Penulis dalam artikel ini adalah Jelin Maulidia. Trimakasih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Keajaiban dibalik Lagu Anak-Anak yang Hilang"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel