Zaman Now VS Zaman Old

-anak-anak-
-anak-anak-

Faktaanak.com - Akhir-akhir ini sering kali masyarakat menggunakan istilah “Kids Zaman Now”. Yang artinya anak-anak zaman sekarang, dan “Kids Zaman Old” yang artinya, anak-anak zaman dahulu. 

Beda Zaman, Beda Permainan

Anak-anak zaman sekarang ini lebih suka bermain permainan gadget canggih yang menawarkan berbagai fitur permainan menarik.  Sedangkan anak-anak di zaman dahulu lebih sering bermain berkelompok ala tradisional dengan teman sebayanya yang tidak jauh dari rumahnya. Sebagai contoh yaitu permainan Android Mobile Lagend (ML) VS permainan Perang-Perangan.

ML (Mobile Lagend) 

Mobile Lagend: Bang Bang adalah salah satu permainan gadget yang akhir-akhir ini sangat digandrungi oleh anak-anak pecinta games (gamer). Game yang bergenre RPG ini dikembangkan dan diterbitkan oleh Moonton dengan platform IOS, Android. 

Di dalam games ini, dua tim lawan dengan masing-masing tim ada lima pemain , mempunyai misi untuk mencapai dan menghancurkan basis musuh sambil mempertahankan basis mereka sendiri untuk mengendalikan jalan setapak, tiga jalur yang dikenal sebagai “top”, “middle”, dan “bottom”, yang menghubungkan basis. 

Keuntungan menggunakan permainan ini antara lain yaitu:

Melatih kerja sama dalam tim. 

Mobile Legend adalah permainan tim, kerja sama antar pemain sangatlah diperlukan, jika keegoisan dimiliki oleh seorang pemain, maka tim tersebut akan mudah dikalahkan oleh musuh-musuh.


Konsentrasi

Saat pertandingan dimulai, pemain harus fokus dalam mengendalikan hero yang dimainkan, agar hero yang dimaikan tidak terbunuh oleh musuh.

Menjalin Pertemanan

Saat tergabung dalam suatu tim, maka antar pemain akan saling berkomunikasi online, maka akan terjalin hubungan pertemanan yang diawali di dunia maya, namun tidak menuntut kemungkinan akan bertemu di dunia nyata dan saling berbagi tips dan trik memainkan Mobile Legend.

Kompetisi

Saat ini games Mobile Legend sudah beberapa kali  dikompetisikan di Internasianal. Tentunya hadiah yang ditawarkan sangatlah tinggi, sehingga menambah ketertarikan para gamer bertanding sesame gamer yang lain.


Perang-perangan

Di Indonesia, permainan perang-perangan mempunyai berbagai istilah istilah berbeda, antara lain “Pepletokan” Permainan asal Pandeglang Banten. Di daerah lain seperti Mojokerto Jawa Timur disebut sebagai “Senjetopan”, di Palembang disebut ”Celetupan” dan masih banyak lagi istilah-istilah lainnya. permainan ini terbuat dari batang bambu yang tengahnya di isi biji  buah tanaman bonsai, buah terung puka (red:terung kecil-kecil) atau kertas basah sebagai peluru yang nantinya akan didorong oleh sebuah kayu kecil panjang dengan diameter seukuran diameter lubang bambu yang disebut penyodok.

Biasanya saat bermain pepletokan atau tembak-tembakan, anak-anak akan membagi menjadi dua kelompok yang saling bermusuhan, apabila seorang anak terkena tembakan maka dia harus berhenti bermain. Permainan pepletokan dapat dimainkan di hutan atau kebun-kebun yang banyak terdapat semak-semak dan pohon-pohon untuk tempat bersembunyi. Keseruan dari permainan ini yaitu rasa sakit saat terkena tembakan, dan rasa puas saat berhasil menembak musuh-musuh. Tetapi jangan sampai menembak di bagian wajah, karena dapat mengenai mata atau bagian sensitif lainnya. 

Selain permainan tembak-tembakan dari bambu, permainan perang-perangan yang lain yang tidak kalah seru yaitu “Terototan” yang terbuat dari pisang, Pistol-pistolan dari kayu dan lain-lain. Dikala musim Liburan sekolah, barbagai permainan di atas sangat seru dimainkan terutama dimainkan secara beregu atau berkelompok serta tidak kalah seru jika di bandingkan permainan modern seperti sekarang ini, alias Mobile Legend. Selain murah, permainan kids zaman old di atas juga mudah untuk di buat sendiri. 

Demikianlah tulisan Zaman Now VS Zaman Old yang saya buat, mohon maaf jika ada kesalahan dan terdapat kata-kata yang kurang berkenan di hati pembaca semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat dan kebaikan bagi para pembaca. Penulis dalam artikel ini adalah Dwi Roudhotillah. Trimakasih.
-anak-anak-

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Zaman Now VS Zaman Old"

Posting Komentar