Peran Orang Tua dalam Mendidik Anak dan Dampak untuk Masa Depannya Kelak


Faktaanak.com - Apa yang biasa masyarakat pikirkan saat mendengar kata “Keluarga”..? Pasti banyak sekali argumen bahkan kata yang muncul jika dikaitkan dengan yang namanya sebuah keluarga. Seperti yang kita ketahui bahwa keluarga merupakan komponen terkecil dalam suatu masyarakat yang didalam-Nya memuat anggota keluarga seperti Ayah, Ibu dan pasti tentunya juga terdapat Anak. Keluarga  sebenarnya bukan saja dimaknai sebagai hubungan antara anggota keluarga , tetapi juga menyangkut interaksi sosial yang mampu melahirkan suatu hubungan yang harmonis. Berkaitan dengan keluarga ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan dan menumbuhkan keharmonisan di dalam keluarga sendiri. 

Peran Orang Tua dalam Mendidik

Salah satunya adalah peran orang tua dalam mendidik anak-anak mereka yang tentunya peran tersebut sangat penting dalam sebuah keluarga. Bagaimana dalam keluarga orang tua menjalankan kewajibannya sebagai orang tua, yaitu mendidik anak mereka dengan benar. Saat ini banyak sekali orang tua yang telah salah mendidik anak-anak mereka yang tentunya hal tersebut sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang sang anak sampai dewasa. Dalam hal ini terdapat beberapa poin penting yang perlu dibahas mengenai peran orang tua dalam mendidik anak. 

Suatu hal yang diberikan oleh orang tua perlu digarisbawahi dalam hal pendidikan anak, baik berupa barang nyata maupun sesuatu yang tidak tampak seperti perkataan. Pasalnya hal tersebutlah yang paling banyak masuk ke dalam pikiran mereka dan menjadi parasit untuk pola pikir mereka ke depannya. Di dunia ini tentu banyak tipe orang tua, orang tua yang terlalu mementingkan masa depan anaknya, orang tua yang biasa saja terhadap anaknya, dan orang tua yang cuek terhadap anaknya. Di sini perlu dipahami oleh para orang tua bahwa tidak semua yang kita berikan itu dibutuhkan oleh anak, misalnya saja orang tua memberikan gadget pada anak sedang anak tersebut belum cukup umur dan belum terlalu membutuhkan gadget tersebut. Sedangkan dampak dari adanya gadget tersebut pola pikir anak jauh lebih cepat dewasa di banding dengan usianya saat ini. 

Anak Butuh Sosok Kedua Orang Tua

Di lain sisi digambarkan sosok orang tua yang acuh terhadap anaknya, di saat mereka membutuhkan sosok kedua orang tuanya, membutuhkan kasih sayangnya, mereka malah tidak mendapatkan dan hal tersebut dapat berdampak pada kepribadian anak tersebut. Mereka bisa menjadi anak yang nakal karena kurang perhatian orang tua mereka dan mereka mencari perhatian ke tempat dan orang lain dengan hal yang mereka sukai. Tetapi setelah itu apakah respons orang tua terhadap anak mereka yang nakal..?, mereka malah memarahi dan memberikan perkataan-perkataan yang membuat anak mereka berpikiran bahwa orang tuanya tidak menyayangi mereka. Hal ini membuktikan bahwa anak-anak merupakan suatu yang perlu diperhatikan, dan bukan hanya sebagai hiasan di dalam rumah saja, hiasan yang hanya didiamkan dan tidak diajak berkomunikasi.

Komunikasi merupakan hal yang tidak kalah penting dalam kehidupan berkeluarga. Terutama, komunikasi antara orang tua dengan anak. Mengapa komunikasi itu penting..? Pasti banyak yang bertanya mengenai hal tersebut. Komunikasi penting karena merupakan sebuah jembatan untuk  menjalankan hubungan, baik keluarga maupun hubungan masyarakat. Hal ini sangat dibutuhkan untuk menjaga interaksi dan menimbulkan keharmonisan, dan komunikasi harus ada untuk menciptakan hal tersebut. Terkadang dalam berkomunikasi orang tua kerap melakukannya melalui pesan singkat atau media sosial, tidak langsung bertatap muka dengan sang Anak. 

Anak Perlu Komunikasi dengan Orang Tua

Hal tersebutlah yang menjadi titik kekeliruan dalam komunikasi antara orang tua dan anak. Memang benar kebanyakan dari orang tua kurang adanya waktu untuk anak mereka, tetapi sempatkanlah sedikit waktu untuk anak agar tidak terjadi kesenggangan atau jarak hubungan yang jauh antar keduanya. Kembali ke hal sebelumnya, mengapa komunikasi seperti itu tidak dianjurkan. Penyebabnya atau alasan jelasnya adalah, komunikasi tersebut tidak nyata atau hanya dalam tulisan. Orang tua menyampaikan “A” mungkin anak mereka menangkap apa yang disampaikan orang tuanya “B” . Begitu pun sebaliknya, anak menginginkan “A” tetapi orang tua memberikan respons atau tanggapan “B” yang tidak sesuai dengan keinginan anak mereka. Jadi dalam hubungan antara anak dan orang tua juga perlu adanya komunikasi agar mempererat hubungan keduanya.  

Cara Mendidik Anak

Cara dalam mendidik anak, berikut adalah suatu hal yang penting dalam membangun peran orang tua sejati. Bagaimana orang tua sekarang mendidik anak-anak mereka, apakah dalam mendidik mereka mempunyai kriteria khusus. Banyak sekali kriteria orang tua dalam mendidik anak, misalnya saja orang tua yang sangat agresif dalam mendidik anak mereka agar kelak dapat menjadi manusia yang berguna sedangkan anak mereka tidak se-agresif orang tuanya, mereka biasa saja menanggapi dan melakukan perintah orang tuanya.

Ada juga anak yang sejalan dengan orang tuanya dan menginginkan kesuksesan di kelak kemudian hari. Selain itu ada orang tua yang salah satunya menginginkan anaknya maju sedangkan satu lainnya biasa saja atau mungkin tidak. Ada juga orang tua yang keduanya sama sekali tidak memperhatikan pendidikan anak, mungkin karena faktor diri maupun keadaan. Ada juga orang tua yang terbatas keadaan ekonomi, tetapi mereka mendidik anak mereka dengan benar sehingga anak mereka maju ke depannya. Dalam dunia ini memang terdapat dua hal yang berbeda dalam kehidupan, dan cara untuk mengatasinya adalah dari diri kita sendiri. Kita mau melakukan atau tidak. 

Sikap Anak dan Orang Tua Saling Berkaitan

Sikap, berikut adalah bagaimana sikap orang tua dalam mendidik anak mereka. Mungkin sikap inilah masih bersinggungan dengan poin di atas yang telah dibahas. Saking banyaknya tipe orang tua sehingga banyak juga hal yang perlu diluruskan. Misalnya saja perkataan, perkataan merupakan hal yang mengerikan jika tidak dijaga dan di imbangi dengan sikap. Sikap orang tua dapat tergambar melalui perkataan mereka, bagaimana orang tua menunjukkan sikap mereka kepada anak, anak tersebut akan merekam apa yang dilakukan atau dikatakan orang tuanya. Dapat juga mereka mempraktikkannya kepada orang lain di luar lingkup keluarga. Bisa juga dikatakan sikap anak tergantung sikap orang tua mereka, juga sikap orang tua menggambarkan sikap anak mereka. 

Di dunia ini terdapat dua sisi, baik sisi baik maupun buruk, dalam peran orang tua mendidik sang anak pun juga terdapat dua sisi yaitu dari sisi orang tua sendiri maupun anak mereka. Jadi antara kedua sisi tersebut harus bisa saling mengimbangi bukannya malah berbenturan. Seperti koin yang mempunyai dua sisi yang menjadi satu dalam suatu bagian. Begitu pun orang tua dan anak juga harus menjadi kesatuan dalam suatu hubungan. Sehingga akan terciptanya suatu keharmonisan, dan setelah adanya keharmonisan tersebut, maka hubungan dan kegiatan apa pun akan mudah dijalani. 

Demikianlah tulisan Peran Orang Tua dalam Mendidik Anak dan Dampak untuk Masa Depannya Kelak yang saya buat, mohon maaf jika ada kesalahan dan terdapat kata-kata yang kurang berkenan di hati pembaca semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat dan kebaikan bagi para pembaca. Penulis dalam artikel ini adalah Dwi Sri Handayani. Trimakasih.

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Peran Orang Tua dalam Mendidik Anak dan Dampak untuk Masa Depannya Kelak"