15+ Jenis Permainan Anak Zaman Dulu dan Faktanya

FaktaAnak.Com- Dunia anak memang dunia bermain dan kalau bicara soal permainan, sudah sejak dari dulu ada. Namun dengan berkembangnya ilmu dan teknologi, permainan anak-anak sekarang berbeda dengan permainan anak-anak dulu (zaman kita masih kecil). Oleh karena itulah pada tulisan ini akan membagikan tentang jenis dan fakta permainan anak zaman dulu.

Permainan Anak


Sebenarnya bermain bagi anak bukan hanya sekadar menghabiskan waktu untuk bersenang-senang. Lebih jauh dari itu, bermain adalah pekerjaan utama bagi anak untuk mempelajari banyak hal. Bahkan ada yang menyebutkan bahwa permainan jadikan pokok pembelajaran.

Jenis Permainan Anak Zaman Dulu


Nah berikut ini permainan anak-anak ‘Jaman Old’ yang saya ingat :

Petak Umpet

Permainan yang biasa dilakukan oleh 2 orang anak atau lebih. Biasanya yang jaga akan menghitung maju mulai dari 1-10 dan yang lain akan mencari tempat untuk bersembunyi, setelah yang jaga menghitung barulah teman-teman yang bersembunyi tadi dicari oleh yang jaga.

Lompat Tali Karet

Permainan yang biasa dilakukan oleh 3 orang atau lebih. Biasanya jenis permainan tradisional ini menggunakan tali karet yang dibuat sendiri menggunakan karet gelang yang disambung sesuai panjang yang diinginkan.

Engkle’

Permainan yang biasa dilakukan oleh 2 orang atau lebih. Dengan menggunakan batu dan kapur. Permainan dilakukan dengan melempar batu pada kotak–kotak yang telah dibuat dengan menggunakan kapur.

Congklak

Bentuik permainan yang biasa dilakukan oleh 2 orang atau lebih ini dengan menggunakan media
papan congklak dan buah congklak. Yang mana satu anak dengan anak lainnya saling berkaiatan dan berkerjasama dengan baik.

Bentengan

Permainan yang biasa dilakukan oleh 2 orang atau lebih namun biasanya dimainkan ramai – ramai. Dengan media dua buah tiang atau batu.

Dari kelima macam permainan  tradisional yang bermanfaat dan saya paparkan diatas sudah jarang kita temui lagi sekarang dan anak–anak ‘Jaman Now’ ( sebutan untuk anak – anak zaman sekarang ) juga sudah tidak lagi memainkan permainan seperti anak – anak dulu atau bahkan malah tidak tahu. Hal ini disebabkan adanya perkembangan ilmu dan teknologi di masa sekarang ini sebenarnya bagus sekali untuk menunjang kemajuan Indonesia di budang teknologi dalam persaingan Internasional.

Fakta Permainan Anak


Sedangkan untuk pengulasan fakta anak, setidaknya ada 7 fakta penting seputar bermain pada anak
  1. Penting bagi cara membuat anak baik dalam perkembangan pribadi, sosial dan emosional. Bermain memberikan ruang bagi anak untuk mengenali diri sendiri, lingkungan, dan teman-teman sekitarnya. Melalui bermain, anak mengalami berbagai pengalaman emosi dan terlibat aktif bersosialisasi.
  2. Bermain memberikan efek katarsis bagi anak Menurut Freud, bermain memegang peranan penting dalam perkembangan emosi anak. Anak dapat mengeluarkan semua perasaan negatif seperti pengalaman traumatik atau harapan yang tak terwujud. Dengan melakukan permainan secara berulang-ulang, anak dapat menyalurkan emosi negatifnya.
  3. Bermain sama dengan belajar dan berlatih. Bermain merupakan hal penting dalam perkembangan kognisi anak. Menurut Piaget, walaupun pada saat bermain anak tidak belajar sesuatu yang baru namun anak belajar untuk mempraktikkan keterampilan yang baru diperolehnya.
  4. Anak pandai menyukai berbagai permainan. Anak yang pandai biasanya lebih aktif daripada anak yang kurang pandai. Mereka lebih kreatif dan ingin tahu. Kegiatan bermain baik yang aktif maupun yang pasif, sama-sama disukai oleh anak pintar.
  5. Tak baik jika terlalu banyak bermain. Terlalu lama membiarkan anak bermain akan menyebabkan kebosanan pada anak. Rasa bosan ini akan berpengaruh terhadap kegiatannya yang lain. Terlalu banyak bermain juga membuat anak kurang mendapat apresiasi saat berkarya dan belajar.
  6. Jangan terpaku pada label batasan usia. Mainan biasa menyertakan label batasan usia. Tidak perlu terpaku dengan batasan tersebut karena tidak semua perkembangan anak sama. Orang tua diharapkan untuk lebih bijaksana dan memilih mainan dengan melihat perkembangan masing-masing anak.
  7. Mainan yang salah akan membuat anak rendah diri. Mainan yang terlalu sulit membuat anak selalu memerlukan pendamping dan bantuan. Anak akan merasa tidak mampu serta merasa rendah diri. Padahal bisa jadi, permainan itu ditujukan untuk usia yang lebih besar, sehingga tidak pas baginya.

Balik lagi ke masalah permainan anak, ternyata ilmu dan teknologi sekarang sangat mempengaruhi dunia anak dalam bermain bersama teman – temannya di lingkungan rumah , sekolah bahkan masyarakat sekitar sehingga akan terjadi kurangnya bersosialisasi dengan lingkungannya sendiri karena sibuk bersosialisasi dengan sosial media yang ada jadi seperti pepatah ‘Menjauh dari yang dekat dan mendekatkan dari yang jauh’.

Demikianlah rangkaian tulisan dan penjelasan yang baik mengenai Jenis Permainan Anak Zaman Dulu dan Faktanya yang ditulis dan di ulas secara baik oleh Ismalia Martini. Semoga bisa bermanfaat bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "15+ Jenis Permainan Anak Zaman Dulu dan Faktanya"

Posting Komentar