Permainan, Cara Mendidik, dan Pengamalan di Dunia Anak

Berkenalan dengan dunia anak merupakan suatu keharusan bagi para orang tua atau bahkan calon orang tua. Jika dilihat sekilas, dunia anak-anak memang hal yang sederhana. Namun, jika di perdalam ternyata dunia anak begitu istimewa dan menjadi suatu hal yang vital untuk dipahami.

Setiap individu pasti pernah berada pada fase menjadi seorang anak. Sehingga pengalaman yang begitu berharga menjadi seorang anak mungkin saja menjadi bagian dalam hidup yang paling menyenangkan.

Dunia anak merupakan dunia yang penuh kegembiraan dan canda tawa. Setiap anak unik dan berbeda. Sehingga tidak dapat disamakan antara anak satu dengan yang lainnya. Anak juga memiliki karakteristik yang berbeda dengan orang dewasa. Beberapa karakteristik yang ada pada diri anak antara lain.

Permainan Dunia Anak

Permainan anak zaman dulu yang masih hits sampai dengan sekarang pada fase dunia anak ini, antara lain adalah sebagai berikut;

Lompat Tali

Ini permainan yang kebanyakan dimainkan oleh anak perempuan. Cara permainannya adalah karet dibuat panjang sebagai tali, kemudian dipegang dua orang masing-masing ujungnya. Kemudian lompat tali dimulai dari rendah sampai setinggi yang bisa dilakukan pemegang tali.

Permainan ini mengasah ketangkasan dan kelincahan tubuh anak-anak.

Kelereng

Banyak anak-anak lelaki senang bermain kelereng alias gundu. kelereng atau gundu ini di mainkan dengan cara menggambrkan Lingkaran kemudian letakan beberapa kelereng di dalam lingkaran tersebut!, setelah itu setian anak di berikan kesempatan itu menyerang kelereng tersebut dan apabila kelereng tersebut keluar dari lingkaran kelereng tersebut akan menjadi milik anak yang
mengeluarkannya.

Rumah-Rumahan atau Gubuk

Biasanya sih dulu permainan ini di mainkan pas musim hujan, jadi saya sama temen-temen seangkatan selalu kerja sama untuk membangun gubuk kecil untuk tempat berteduh sehabis bermain.

Kadang kami juga berlomba untuk membuat gubuk yang paling menarik dengan kelompok-kelompok teman yang lainnya, Ohiya permainan ini juga dulu bisa menambah kreatifitas kita.

Cara Mendidik Anak

Adapun untuk langkah dalam proses memberikan pendidikan pada dunia anak, antara lain adalah sebagai berikut;

Otoriter

Cara ini merupakan salah satu cara mendidik anak dengan cara ketat, yang dimana bila seorang anak melakukan sesuatu yang salah atau melanggar sesuatu dan membantah,,anak tersebut akan
mendapatkan Konsekuensi atau Hukuman.

Demokratis

Gaya pengasuhan seperti ini menetapkan aturan dan pedoman untuk anak-anak mereka, tapi tidak otoriter. Orang tua jauh lebih terbuka untuk mendengarkan perkataan anak dan memahami kebutuhan mereka. Jika melanggar aturan, anak-anak akan ditegur dengan cara halus dan tidak menggunakan kekerasan.

Pengalaman menjadi anak ke 2

Menurut saya menjadi anak ke 2 dari 3 orang bersaudara merupakan sesuatu pemberian yang sangatlah istmewah, di mana saya bias mendapatkan kasih sayang yang sangatlah erat dari ke 2 saudara saya, menjadi seorang anak ke 2 juga merupakan hal yang sangat penting karna menurut saya bila terjadi perdebatan antara anak pertama dan ketiga anak kedua lah yang menjadi jalur penengah.

Tetapi menurut saya menjadi anak ke 3 atau 1 atau anak keberapapun itu semua sama saja, intinya kita bias hidup bahagia.

Nah, itulah tadi serangkaian tulisan yang telah dibagikan oleh Rivaldo Maikel Alven Kawab. Dengan judul dunia anak. Semoga bisa memberikan wawasan serta inspirasi mendalam ya, untuk segenap pembaca sekalian. Trimakasih, 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Permainan, Cara Mendidik, dan Pengamalan di Dunia Anak"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel